Indonesia Kekurangan Tenaga Kesehatan Terlatih di Fasilitas NICU

Indonesia Kekurangan Tenaga Kesehatan Terlatih di Fasilitas NICU

Indonesia Kekurangan Tenaga Kesehatan Terlatih di Fasilitas NICU

LAMBUSI.COM, KESEHATAN — Indonesia Kekurangan Tenaga Kesehatan Terlatih di Fasilitas NICU

banner 300600

Setiap bayi yang lahir prematur dengan berat badan rendah perlu dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) yang memadai, baik dari segi peralatan maupun tenaga kesehatannya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penyebab kematian bayi di Indonesia didominasi oleh kondisi berat badan lahir rendah, sulit bernapas, dan infeksi.

“Indonesia termasuk negara dengan angka kematian neonatal atau bayi berusia kurang dari 28 hari, yang cukup tinggi. Data tahun 2021, angka kematiannya mencapai 11,3 persen,” papar dr. Eric Gultom Sp.A, subspesialis neonatologi.

Dengan fasilitas kesehatan yang mumpuni, angka kematian bayi prematur seharusnya bisa ditekan. Sayangnya, meski makin banyak rumah sakit yang menambah jumlah fasilitas NICU, hal ini belum dibarengi dengan tenaga kesehatan terlatih.

Eksplorasi konten lain dari Lambusi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca