Petisi Tandatangan Pangkalang, Penolakan Pembangunan Kandang Ayam Close House, Akan di Polisikan

oleh -433 Dilihat

LAMBUSI.COM,Takalar–Adanya petisi tanda tangan yang ada di kantor kelurahan Canrego Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel)Kabupaten Takalar provinsi Sulawesi Selatan menjadi cikal bakal perseteruan antar warga kampung pangkalang Lingkungan Cini’Ayo, 13/05/2023

Hal ini di benarkan kepala kelurahan Canrego MUhiddin Karaeng Saung saat di temui di kantor kelurahan Canrego Jum’at (12/05) pagi oleh perwakilan keluarga yang di laporkan ke kantor kelurahan

Mewakili keluarga yang di laporkan Syahabuddin Daeng Tarru, sangat tidak menerima laporan beberapa warga tersebut yang terindikasi mengasut, menpropokasi warga dengan membuat cerita bohong atau cerita tidak benar sehingga warga terpropokasi untuk membuat tanda tangan penolakan

Dari hasil konfirmasi dan klarifikasi yang di lakukan kami, ternyata ada Delapanbelas (18) orang yang membubuhkan tandatangan di sebuah kertas putih untuk membuat Penolakang Pembangunan Kandang ayam close house di kampung pangkalang,

,”Sangat tidak nyaman dari hal ini, bahkan ini disengaja membuat cerita tidak benar bahwa pembangunan kandang close house tersebut itu akan di rapatkan di pinggir jalan, tapi itu kan tidak benar adanya,pembangunan kandang ini kami bangun sekitar kurang lebih 20 meter dari pinggir jalan, ungkap Daeng Tarru

Untuk mengambil alih keresahan warga maka saya mewakili keluarga besarku untuk segera melaporkan hal ini ke pihak penegak hukum, (Polisi) agar perbuatan ini tidak berlarut-larut dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, paparnya

,”Dari hasil koordinasi saya dengan beberapa kalangan untuk mengambil sebuah keputusan bahwa oknum yang menyebarkan berita bohong, dengan sengaja menpropokasi dan mengasut warga untuk membuat ketentraman antar menjadi tidak tentram itu sangat jelas perbuatan yang melanggar hukum di Republik ini,

Kepolisian harus bertindak tegas dan secepat munkin untuk memanggil dan memeriksa pelaku penyebaran berita hoax kepada warga karna membuat ketentraman warga menjadi tidak kondusif saat ini, (Red)

Berita ini masih berlanjut ..