Arus Listrik di Putus, Mesin Pompa Air PDAM Namlea Tak Berpungsi

oleh -818 Dilihat

LAMBUSI.COM,MALUKU–PDAM Kabupaten Buru tak kunjung jalan 1 hari, warga masyarakat kota Namlea tak menikmati air bersih distribusi dari PDAM Kabupaten Buru. Usut punya usut, pihak PLN putuskan aliran listrik mesin pompa PAM ke jaringan rumah warga pelanggan di sebabkan tidak bayar tagihan rekening listrik.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Buru Taufik Fanolong menduga pemadaman Air PAM yang terjadi di kota Namlea hari ini akibat dari pemutusan aliran listrik oleh pihak PLN

Pemerintah Daerah Kabupaten Buru seharusnya dapat menyelesaikan pembayaran tunggakan tagihan listrik di PLN Namlea sehingga tidak menganggu kebutuhan masyarakat dalam membutuhkan air bersih.”Ucapnya.

Tak hanya itu, Ketua Umum GMNI meminta Agar Pemda Buru dapat mengevaluasi pimpinan PDAM.

Sumber mesin penyedia air di Desa Lala di putuskan pihak PLN di duga kuat atas tunggakan tagihan listrik selama 1 Bulan yang belum di bayarkan senilai 57 juta lebih.

Menurut Taufik ada 4 mesin Sumber penyedia Air, 2 mesin yang masih berjalan dan 2 mesin yang belum berjalan. Diketahui bahwa 2 mesin yang belum berjalan telah di putuskan oleh pihak PLN.

“Bisa jadi PDAM telah mengalami kekosongan Anggaran hingga beberapa persoalan tidak bisa diselesaikan seperti gaji karyawan atau pegawai PDAM selama 6 bulan yang belum terbayarkan.”Ungkap Taufik. (KL25)

No More Posts Available.

No more pages to load.