Soal Pemberitaan,.PJ.Bupati Bagi Bagi Parsel THR, Ibu PKK Bagi Bagi Takjil, di Bebankan Ke ASN

oleh -458 Dilihat

LAMBUSI.COM,Takalar-Menyoal pemberitaan kemarin di Lambusi.com pada Sabtu malam  (15/04) pukul 20:10 WITA terkait pembagian parsel Tunjangan Hari Raya (THR) dengan berslogan “BERBAGI KEBAHAGIAAN DI HARI RAYA IDUL FITRI 1444 HIJRIAH” dengan terpampang foto PJ Bupati Setiawan Aswad dengan paket sembako, ini sambung salah satu staf Bagian Kesra Sekretariat Pemda Takalar provinsi Sulawesi Selatan, Minggu 16/04/2023

Hal ini terjawab berita yang di bagikan oleh salah satu wartawan Lambusi.com di group WhatsApp yang bernama ,”AKU CINTA TAKALAR,” salah satu dari warga group tersebut seakan tidak menerima dengan adanya pemberitaan tersebut namun dia seakan membenarkan adanya hal tersebut

Kendati demikian, AHMAD A.PANUAN yang tertulis di nama akun WhatsAppnya tersebut menuliskan bahwa ,”Perlu dipublis ini sumber informasinya krn sangat tendensius…

Yg benar itu kepala OPD dan Camat diminta berbagi kebahagian dgn paket lebaran senilai 100 rb itu pun tdk diwajibkan.. 

Tujuannya mengajak kita berbagi semoga bernilai pahala yg dilipat gandakan oleh Allah swt..

Jdi tdk semua ASN dan atau semua pejabat Eselon 3 haya Camat dan kepala OPD…Tulis AHMAD, S.Ag., M.Pd salah satu staf Bagian KESRA Kantor Bupati Takalar

Hal tersebut yang di minta oleh penghuni group WhatsApp AKU CINTA TAKALAR, tersebut itu wajib di lindungi karna pemberi sumber tersebut sebuah etika jurnalistik .

https://lambusi.com/wp-content/uploads/2024/04/IMG-20240410-WA0000.jpg

Bukan hanya satu atau dua orang yang membenarkan bahwa ada permintaan partisipasi bagi esalon III (3) dan Esalon II (2) pejabat Pemda takalar untuk menyetorkan uang sebesar Rp.150 ribuh (seratu lima pulu ribu rupiah) per satu orang ASN ke kabagian Kesra untuk di belanjakan menjadi paket lebaran dan takjil di bulan suci Ramadhan ini

Hal partisipasi penyetoran sejumlah uang tersebut mengundang perbincangan hangat di kalangan ASN dan NGO kabupaten Takalar bahwa hal ini seharusnya tidak di lakukan karna ini hanya sebuah pencitraan, sedangkan PJ Bupati Takalar bukan pejabat politik,(Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.