Kepsek TK Negeri Pertiwi Pullauweng, Jadi Korban Kekerasan Hingga Meninggal Dunia

oleh -312 Dilihat

LAMBUSI.COM,Bantaeng- Seorang perempuan atasnama A. Marhani ( 40 ) yang mengalami tindakan Penganiayaan yang diduga dilakukan oleh lelaki I alias D pada hari Minggu 19 Maret 2023 sekitar pukul 20.00 wita di jl. Bolu Kel. Letta Kec. Bantaeng Kab. Bantaeng akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Anwar Makkatutu pada hari Rabu, 22/03/23 sekitar 17.00 wita.

Kepsek TK Negeri Pertiwi Pullauweng itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat intensif selama 3 hari di RSUD Anwar Makkatutu Kab Bantaeng.

Semenjak Korban dirawat di RSUD, dia tidak sadarkan diri sampai ajal menjemputnya.

Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara SH, S.IK, M.Si membenarkan adanya kabar meninggalnya wanita tersebut dan turut berbela sungkawa, semoga amal ibadah almarhumah diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, ucap Kapolres Bantaeng

Kejadian tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 14 / III / 2023 / SPKT / SEK BTG / RES BTG / POLDA SULSEL.

Dia menambahkan, Polres Bantaeng sudah mengambil langkah-langkah dalam menyikapi kejadian tersebut antara lain menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian perkara, mengambil bukti visum saat dirawat dan membuat tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reskrim,vSat Intelkam dan Polsek Bantaeng untuk mencari pelaku penganiayaan, kata Kapolres.

Menurutnya, saat mendapatkan informasi awal Polres Bantaeng tidak menemukan pelaku di rumahnya sehingga akan dilakukan pengejaran, tambahnya.

https://lambusi.com/wp-content/uploads/2024/04/IMG-20240410-WA0000.jpg

Kapolres Bantaeng berharap kepada keluarga korban agar menyerahkan penanganannya dan mendukung kami sehingga kasus ini bisa kita diungkap.

” Kami dari Polres Bantaeng akan maksimal segera mengungkap kasus ini dan mohon dukungannya “, ucap Kapolres.

“kepada pelaku yang saat ini kabur, kita sampaikan agar segera menyerahkan diri, karena cepat atau lambat kita akan kejar sampai dimanapun dan sampai kapanpun, segera menyerahkan diri atau kita jemput, tegas Kapolres.

Saat ini jenazah perempuan Andi Marhani sudah dibawa ke Makassar, usai di upacara pelepasan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.