Tak Ada Istilah Ketawa Jika Terjadi Bencana, Mendagri Minta Penanganan Bencana Masuk Kurikulum

oleh -295 Dilihat

LAMBUSI.COM, JAKARTA – Tak Ada Istilah Ketawa Jika Terjadi Bencana, Mendagri Minta Penanganan Bencana Masuk Kurikulum

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah (Pemda) memasukkan kurikulum penanganan bencana dalam pendidikan.

Menurut Tito Karnavian, kurikulum penanganan bencana masuk dalam satu dari tiga standar pelayanan minimal yang wajib dikerjakan pemda, yakni pelayanan informasi rawan bencana.

Ia juga menyinggung fenomena ketika Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati yang ditertawai anggota dewan karena masuk ke kolong meja saat gempa bumi.

“Jadi enggak perlu lagi ada istilah ketawa, kalau Kepala BMKG ini, ibu mantan rektor (UGM), begitu terjadi gempa lagi RDP (Rapat Dengar Pendapat dengan DPR RI) masuk ke dalam kolong (meja),” kata Tito dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana tahun 2023 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (2/3/2023), seperti dikutip media ini dari laman kompas.com

Menurut Tito, masuk ke kolong meja saat terjadi gempa bumi merupakan pengetahuan dasar yang perlu diketahui semua orang.

https://lambusi.com/wp-content/uploads/2024/04/IMG-20240410-WA0000.jpg

No More Posts Available.

No more pages to load.