Petani Takalar Merugi Akibat Banjir Tak Kunjung Turun

oleh -138 Dilihat

LAMBUSI.COM,Takalar-Akibat musim hujan yang berkepanjangan mengakibatkan lahan pertanian terendam air banjir dari luapan sungai di Lingkungan Tana-tana kelurahan Canrego kecamatan Polongbangkeng Selatan(polsel) dan dusun Bontobaddo Desa Lengkese kecamatan Mangarabombang(marbo) kabupaten Takalar provinsi Sulawesi Selatan, Jum’at 24/02/2023

Dari luapan sungai yang ada di perbatasan Polsel dan marbo tersebut mengakibatkan petani padi akan merugi di musim ini.

Sala satu Patani Saharuna yang di temui awak media mengatakan bahwa, banjir ini sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan lamanya dan sebelumnya dan di perkirakan tanaman padi sudah mati semua

Saya punya sekitar tiga petak sawah yang ada di lokasi ini yang terendam banjir dan itupun sudah dua kali saya tanami padi, sebelumnya mati juga karna air banjir, ungkap Saharuna

Terpisah kepala Lingkungan Tana-tana Daeng Laja mengatakan bahwa, sudah banyak keluhan dari masyarakat kami yang terdampak banjir karna berlangsung kurang lebih satu bulan lamanya

Lebih lanjut Daeng Laja berharap kepada Dinas Pertanian kabupaten Takalar Agara bisa memberi solusi bagi warga saya yang terendam banjir sawahnya supaya bisa mengurangi kerugian warga kami,

Kepala Dinas Pertanian kabupaten Takalar Haris Kulle yang di hubungi via ponselnya mengatakan bahwa,” Terima kasih atensinya. Kami dari Dinas dan BPP, sudah pernah melakukan pemberian benih,

https://lambusi.com/wp-content/uploads/2024/04/IMG-20240410-WA0000.jpg

Lanjuta kadis Pertanian Kabupaten Takalar, kemudian kena banjir dan sudah dilakukan pendataan yang terendam banjir dan sudah disampaikan ke Provinsi dan Pusat sementara menunggu informasinya,Tegas Haris Kulle

No More Posts Available.

No more pages to load.