Polisi Belum Bisa Membuka Motif Penganiayaan.

oleh -240 Dilihat

LAMBUSI.COM,Namlea-Hingga saat ini polisi masih dalami kasus dugaan penganiayaan anak di bawa umur yang terjadi di kamar kos-kosan Namlea Kabupaten Buru.

Kasatreskrim Polres Pulau Buru, Iptu Aditya Bambang Sundawa saat memberikan keterangan pers di Mapolres Pulau Buru pada Kamis sore kemarin menjelaskan tindak kekerasan pada anak dibawah umur yang terjadi di salah satu kos-kosan kota Namlea kabupaten buru telah terjadi pada tanggal 4 januari 2023 dan baru diketahui setelah viralnya vidio kekerasan tersebut. Jumat (13/01/2023)

Atas tindakan tersebut polisi telah mengamankan 1 orang pelaku dan 4 orang saksi, kesemuanya korban dan pelaku masih dibawah umur dan telah putus sekolah.”Ungkap Aditya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru Iptu Aditya Bambang Sundawa menjelaskan malam saat penangkapan pelaku dan saksi, pihak Polres langsung melakukan kordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) untuk melakukan pendampingan terhadap saksi dan pelaku.

Karena pelaku dan korban masih sama-sama di bawah umur maka penanganan hukum berbeda dengan yang lain.

Untuk saat ini polisi juga belum menemukan Korban dan masih melakukan konfirmasi kepada pihak keluarga korban. Sementara terduga pelaku sendiri berinisial SS.

Polisi saat ini juga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut atas motif kekerasan yang terjadi.

Rep25.