Rekapitulasi Pilkades Desa Moncongkomba, di Tunda, Ada Apa..?

oleh -252 Dilihat

LAMBUSI.COM,Takalar-Perhitungan Rekapitulasi hasil pemilihan Kepala Desa Moncongkomba Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) Kabupaten Takalar yang di ulang karna ada 3 Calon Kepala Desa (Cakdes) yang keberatan tetkait hasil perhitungan Suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), Senin 05/12/2022

Sesuai dengan surat keberatan Para Cakades yang di masukkan di Panitia Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Kabupaten Takalar dari 3 Cakades yang keberatan

Keberatan tersebut yakni, Nomor urut 2 atas nama Mustafa Karim.SM, Nomor urut 4 Atas Nama Syafaruddin.SE, Nomor Urut 5 Atas Nama Bakri

Gugatan para Cakades tersebut tertulis yang di sampaikan ke P2KD kabupaten Takalar, Perhitungan Suara terlalu cepat sehingga saksi tidak jelas melihat nomor urut calon yang di coblos, Pencahayaan TPS yang kurang bagus (kurang lampu penerang), Adanya indikasi indikasi pemilih meninggal yang terdaftar sebagai pemilih di TPS, Adanya pemilih sebanyak 78 pemilih , yang tidak mendapatkan undangan dan terdaftar di DPT, mendatangi pemilih yang dalam kondisi sakit yang di lakukan oleh KPPS hanya di dampingi oleh 1 saksi calon tanpa mengajak saksi calon lain, adanya pemilih yang melakukan pencoblosan dua kali di TPS yang sama, pemilih yang terdaftar di DPT tapi tidak memiliki undangan dan datang di TPS tidak di perkenankan melakukan pencitraan, itulah 7 tuntutan cakades Moncongkomba

Tertundanya rekapitulasi hasil Pilkades Desa Moncongkomba maka Kotak suara di amankan di kantor Polsek Polsel dari pukul 02 dini hari, Minggu 04/12, menjelang Senin 05/12 dan di laksanakan Kemabli di kantor aula kecamatan polsel kelurahan pa’bundukang dengan pengawalan TNI/Polri yang ketat

Perhitungan rekapitulasi hasil pemungutan suara yang di pimpin oleh ketua P2KD Desa Moncongkomba Abdullah Bani serta saksi saksi dari 5 Cakades juga Bimmas dan Babinsa desa Moncongkomba

Kegiatan Perhitungan ini Untuk menyamakan DPT dan hasil pemungutan suara di TPS baik itu suara sah, maupun itu suara batal, papar ketua P2KD Desa Moncongkomba Abdullah Bani

,”Tidak bisa lagi membuka kertas suara tapi hanya menghitung jumlah kertas suara jadi kita hanya melakukan sesuai dengan aturan yang berlaku” Tegas Abdullah Bani.