Korban Tenggelam, PT Boddia Jaya, Tutup Saja

oleh -194 Dilihat

LAMBUSI.COM, Takalar – Direktur eksekutif LSM Barapi Dirman Danker memberikan perhatian khusus terkait ada korban jiwa dipermandian wisata topejawa, didesa Topejawa kecamatan Mangarabombang kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.

Dirman Danker mengungkapkan, bahwa permandian wisata pantai Topejawa kembali menelan korban jiwa dan diketahui semenjak beroperasi pantai wisata PT. Boddia Jaya sudah ada 3 korban jiwa, sehingga kami minta kepada pemerintah faerah agar wisata pantai Topejawa segera ditutup dan aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian polres Takalar segera mengambil tindakan tegas, panggil dan periksa pemilik wisata pantai Topejawa PT. Boddia Jaya. Rabu, (16/11).

“Kejadian ini sudah 3 kali terulang di tempat wisata Pantai Topejawa PT. Boddia Jaya dan seharusnya pihak kepolisian sudah memasang police line diarea tersebut”. Tegas direktur LSM BARAPI Sul-Sul.

“Kami duga bahwa pengelolah wisata pantai Topejawa tidak menerapkan standar safety, dan insya Allah kami dari Barapi akan melakukan aksi unjuk rasa untuk mendesak pihak terkait segera menutup permandian Topejawa, ungkap Danker.

Diketahui bahwa pada hari Selasa tanggal 15 November 2022, permandian wisata pantai Topejawa kembali menelan korban. Kali ini nasib naas menimpa seorang anak berusia 8 tahun.

Korban merupakan anak dari Saiful daeng Lolo, warga Dusun Mangaungi Desa Langkura Kecamatan Turatea kabupaten Jeneponto yang tenggelam di permandian pantai Topejawa, Selasa, (15/11).

Menurut keterangan salah seorang karyawan saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa anak ini tenggelam di tempat kolam orang besar.

“Jadi sekitar jam 11 rombongan keluarga korban masuk di permandian dan kami memberi pengawalan serta fokus di tempat permandian anak-anak kami tidak tau kalau anak ini ke tempat kolam orang besar”, ucapnya.

Korban pertama dilihat oleh dg Tojeng, salah satu karyawan permandian, kemudian dilakukan penyelamatan dengan membawa ke puskesmas Mangadu, namun nyawa anak tersebut tak tertolong. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.